Kepercayaan orang Tionghoa jelang/saat Imlek

Published February 3, 2019 by fereshia

Olaaa friends.. wah udah masuk bulan Februari aja nih, n sebentar lagi udah mau Xinjia/Imlek 😃

Udah pada prepare angpao? Atau pada siap terima angpao?hi..hi..hi..

Nah mumpung lagi nuansa Imlek, mau cerita tentang kepercayaan atau mitos atau pantangan yg aku tau yg berkaitan dengan Imlek y, mari dimulai…

  • Jangan sapu-sapu/ngepel dihari pertama Imlek.

Konon diibaratkan seperti mengusir rejeki keluar. Kalaupun rumah kotor bisa dibersihkan pakai kain, jadi kayak diseret/kumpulin gitu taruh dipojokan tapi jangan sampai keluar dari pintu.

  • Jangan keramas dimalam Imlek (sacapme)/hari pertama Imlek.

Ini juga sama, ibarat mengusir rejeki & keberuntungan. Kalau pun mau keramas pas sacapme di pagi harinya aja. Karena malamnya umumnya dirayakan dengan makan-makan sekeluarga kan, yg dianggap itu udah bisa dibilang masuk hari pertama Imlek.

  • Berhati-hati jangan sampai pecahin gelas/piring/yg beling-beling pas hari pertama Imlek.

Kalau sampai pecah dalam setahun bisa sering kena sial atau menghilangkan keberuntungan. Btw aku pernah beberapa tahun lalu hari pertama ga sengaja pecahin piring, n seharian itu takut banget, takut sial selama 1 tahun 😖 😂

Terus terbukti ga sial selama setahun? Jawabannya aku ga inget 😅 sayup-sayup ada kalanya sih ga beruntung tapi karena ga dihubung-hubungkan jadi anggepnya biasa aja.

  • Pakai baju nuansa merah/yg cerah, hindari warna putih & hitam.

Karena warna putih & hitam identik dengan berkabung. Kalau ada corak yg ada putih/hitamnya dikit y gpp, asal ga dominan full body putih/hitam.

  • Buat perempuan yg belum menikah, malam Imlek pakai dalaman warna merah.

Nah kalau ini aku tau dari teman, terutama yg masih tinggal didaerah atau dari daerah, masih disuruh pakai sama tetua-tetua atau ortu, katanya biar cepet dapat jodoh 😁

  • Jangan marah-marah/menangis pas Imlek.

Sepanjang tahun bisa sering dilanda kesedihan atau kurang bahagia.

  • Yg belum menikah ga boleh bagi-bagi angpao.

Katanya bisa berat jodoh. Andai tetap mau kasih uang disarankan tanpa amplop.

  • Tempat beras ga boleh kosong.

Kalau ini sih ga cuma pas Imlek, hari biasa juga ga boleh kosong 😆. Penuh/ada beras melambangkan dalam setahun itu semoga kita ga kekurangan makanan, bisa makan dengan layak berkecukupan, ga kelaparan.

  • Harus ada makanan/minuman yg manis-manis.

Biar setahun hidupnya lebih banyak manis-manisnya, makmur, happy, beruntung dll.

  • Ga boleh potong rambut dihari pertama Imlek.

Sama kayak keramas, dianggap mengusir keberuntungan.

  • Kalau punya hutang segera lunasi sebelum ganti tahun.

Dikhawatirkan sepanjang tahun kita diutangin terus atau kita yg banyak utang.

Uhmm..kira-kira segini yg aku tau… kalau rada berantakan maaf y, ngetik dari hp soalnya he..he..he..

Kalau kalian apa ada yg sama atau ada kepercayaan yg lain yg kalian tau? Share juga y 🙂

Advertisements

7 comments on “Kepercayaan orang Tionghoa jelang/saat Imlek

  • Leave a Reply

    Fill in your details below or click an icon to log in:

    WordPress.com Logo

    You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

    Google+ photo

    You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

    Twitter picture

    You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

    Facebook photo

    You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

    Connecting to %s

    %d bloggers like this: